PENELITIAN TUMBUHAN PAKU

Standar

LAPORAN

DESKRIPSI TUMBUHAN PAKU

Di Taman Wisata Coban Talun-Malang

Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Taksonomi Tumbuhan Tinggi

Dosen Pengampu :

Drs. Sulisetjono, M. Si

Ainun Nikmati Laily, M. Si

Disusun oeh :

Nadia Sabrina (10620076)

Biologi C


JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGRI MAULANA MALIK IBRAHIM

MALANG

2012

I.  PEMBAHASAN

I.   Adiantum aleutikum

  • Gambar spesies

Gambar Pengamatan

Gambar Literatur

 

  •  Sistematik Takson

Kingdom: Plantae

Divisi: Pteridophyta

Kelas: Pteridopida

Ordo: Polypodiales

Famili: Pteridaceae

Genus: Adiantum

Spesies: Adiantum aleuticum

Deskripsi   

1. Habitat

Adiantum aleuticum ini merupakan tumbuhan paku sejati yang masuk dalam Divisi Filicophyta. Adiantum aleuticum biasanya ditemukan di tempat-tempat yang teduh, tidak terlalu terkena sinar matahari.

2. Habitus

Adiantum aleuticum merupakan tumbuhan herba, mempunyai bentuk dan sifat hidup yang lebih tinggi dari pada divisi yang terdahulu. Adiantum aleuticum hidupnya menempel pada tanah yang tidak kering dan tidak meenempel pada tumbuhan lain, warna dari Adiantum aleuticum hijau akan tetapi tidak mencolok.

3. Deskripsi

Adapun  deskrpsi dari Adiantum aleuticum adalah : berwarna hijau tua, daun berupa makrofil, bertangkai dan tulang-tulangnya bercabang-cabang. Saat masih muda, daunnya akan tergulung pada ujungnya. Sementara, sisi bawahnya banyak terdapat sporangium. Dinding sporangium mempunyai anulus. Sorus bentuk ginjal, jorong atau bangun garis, terletak di tepi daun yang terlipat kebawah dan berfungsi sebagai indusium. Sorus merupakan kluster-kluster di sisi bawah daun pada bagian tepi. Daun majemuk (umumnya menyirip), merupakan paku tanah, rhizom merayap, bangkit atau tegak. . Daun-longgar melengkung ke kaku tegak atau independen, sering berkerumun padat, 15 – 110 cm. Tangkai daun 0,5-3 mm diameter, gundul. Bentuk daun secara luas berbentuk kipas, 10-75 cm; batang coklat kemerahan untuk keunguan-hitam; pisau kurang lebih palmately-menyirip, dengan sudut kanan ke batang dan kurang lebih sejajar dengan tanah, 10-40 cm, 10-40 cm lebar, dibulatkan menjadi berbentuk ginjal, bercabang di basis menjadi 2 bengkok-menyebarkan perpecahan yang pada gilirannya beruang 2-beberapa divisi yang lebih pendek, divisi yang lebih besar dengan 15-35, alternatif, pendek mengintai. Apeks tumpul dibagi menjadi lobus sudut ± dipisahkan oleh sinus 0,6-4 mm, margin dari lobus tajam denticulate. Indusia Salah melintang bujur untuk berbentuk bulan sabit, 0,2-3,5 (- 6) mm, gundul. Spora sebagian besar 37-47 diameter pM. 2 n = 58. Gametofitnya untuk yang heterospor sifatnya endosporik dan yang homospor bersifat eksosporik.

4.  Manfaat

Fungsinya yang utama adalah sebagai tanaman hias yang bisa ditanam di dalam ruang atau di luar ruang.

II.     Nephrolepis exaltata

  •  Gambar Spesies

Gambar Pengamatan

Gambar Literatur

  •  Sistematik Takson

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Pteridopsida
Sub Kelas: Polypoditae
Ordo: Polypodiales
Famili: Dryopteridaceae
Genus: Nephrolepis
Spesies: Nephrolepis exaltata var. bostoniensis (L.) Schott

  •  Deskripsi

1.      Habitat

Paku pedang (Nephrolepis) merupakan sekelompok tumbuhan paku dengan sekitar 40 jenis yang mudah dikenali, mudah dijumpai tumbuh di tepi-tepi sungai, tebing, atau pada batang palem serta pohon lain. Di Indonesia dan daerah Asia tropis lainnya, dan asli daerah tropis di seluruh dunia. It is common in humid forests and swamps , especially in northern South America , Mexico , Central America , Florida , the West Indies , Polynesia and Africa .Umumnya di daerah yang lembab seperti hutan dan rawa-rawa , terutama di bagian utara Amerika Selatan , Meksiko , Amerika Tengah , Florida , yang Hindia Barat , Polinesia dan Afrika . Also known as the Wild Boston fern, Tuber ladder fern or Fishbone fern is in the broader family of sword fern. Juga dikenal sebagai tangga pakis liar Boston, Tuber pakis pakis atau Fishbone dalam keluarga yang lebih luas dari pedang pakis . Nephrolepis mudah dijumpai di rumah-rumah atau kebun. Tumbuhan ini mudah beradaptasi karena bersifat epifit dan memiliki rimpang yang tahan kering yang menjalar ke mana-mana, dan entalnya memanjang berbentuk pedang.

2.      Habitus

Perawakan spesies Nephrolepis exaltata adalah herba. Tumbuh di tempat tinggi atau dataran tinggi.

3.      Deskripsi

Rimpangnya tipis, menyerupai akar. Dari rimpangnya tumbuh ental yang memanjang, dapat mencapai 1,5m panjang, dengan anak-anak daun tersusun menyirip tunggal, mirip pedang atau mata tombak. Panjang daun adalah 50-250 cm dan 6-15 cm luas, dengan alternatif pinnae (kecil “leaflet” di kedua sisi pelepah itu), masing-masing pinna menjadi 2-8 cm. The pinnae are generally deltoid, as seen in the picture to the right. Pinnae ini umumnya deltoid. The edges appear slightly serrate. Tepi terlihat sedikit bergigi dan The species has erect fronds, but Nephrolepis exaltata cv.memiliki daun tegak.

Batang menjalar diatas permukaan tanah, namun kadang-kadang dibawah permukaan tanah. Berbentuk panjang, berupa rimpang, permukannya kasar dan terdapat ramenta. Tinggi batang mencapai 33 cm warnanya coklat dan tidak bercabang. Memiliki perakaran serabut, merambat di bawah permukaan tanah seperti rambut. Akar berwarna coklat dan terdapat sisik. Sorus terdapat di peruratan daun bagian tepi dan tengah, berbentuk bulat. Setiap sporangium mengandung spora yang berwarna kuning dan jarang berwarna kahijauan, permukaanya lembut, spora bertangkai 2 sampai 3 sel baris. Gametofit terdapat dibawah tanah berbentuk elipps, arkegonia dan anteridia terdapat dipermukaan bawah. Sedangkan indusiumnya berbentuk ginjal.

Daur hidup Nephrolepis  exaltata terdiri dari dua fase utama yaitu: gametofit dan sporofit. Nephrolepis exaltata yang kita lihat merupakan bentuk fase sporofit karena menghasilkan spora. Bentuk generasi fase gametofit dinamakan protalium. Gametofit tersebut menghasilkan gamet (sel sperma dan sel telur) melalui pembelahan mitosis. Selanjutnya sperma membuahi sel telur dengan cara manggabungkan diri pada protalus. Pembuahan sel telur menghasilkan zigot yang diploid dan berkembang melalui pembelahan miosis sehingga menjadi sporofit (tumbuhan Nephrolepis).

4. Manfaat

Secara umum Nephrolepis memilki manfaat sebagai berikut:

  • Sebagai bahan pembuatan obat cacing.
  • Dapat mengobati kanker perut.
  • Digunakan sebagai bahan bangunan di derah-daerah tropis.
  • Sebagai sayur-sayuran.
  • Manfaat Nephrolepis cordifolia sebagai Obat disentri, infeksi saluran kemih, penurun panas atau demam dan anti bakteri.

DAFTAR PUSTAKA

Davis and Heywood. 1995 . Taksonomi Tumbuhan. Medan : Universitas Sumatera Utara Press.

Kimball, J. W. 1999. Biologi. Jakarta: Erlangga.

Sulisetjono. 2011. Taksonomi Tumbuhan Tinggi. Malang: UIN Press

http:///www.plantamor.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s